InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait mahalnya harga tiket pesawat, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar rapat konektivitas penerbangan di ruang rapat Bupati setempat, Jum’at (1/9/2023).
Rapat dipimpin langsung Pj Bupati Kobar Budi Santosa serta dihadiri DPRD, Plh Sekda, Dinas Perhubungan, UPBU Iskandar, Nam Air, Wings Air dan PWI Kobar. Rapat lintas sektoral ini berlangsung kurang lebih 1,5 jam.
Usai rapat, Pj Bupati Budi Santosa melalui Plh Sekda Kobar Juni Gultom mengatakan sesuai rapat tersebut terdapat beberapa solusi yang ditawarkan, mulai dari ekstra flight, reaktivasi maskapai Citilink dan penjajakan rute baru.
“Yang pertama ekstra flight 3 kali seminggu ke Jakarta. Yang kedua kita akan bersurat kembali ke Citilink yang sempat melayani ke Jakarta dan ketiga kita mengusulkan penerbangan ke Bandung,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melayangkan surat ke kantor Bandar Udara wilayah VII Balikpapan agar melakukan evaluasi terhadap harga tiket pesawat yang dinilai memberatkan pengguna jasa penerbangan.
“Sesuai perintah bapak Pj Bupati memerintahkan kita menyurati otoritas wilayah VII Balikpapan untuk mengevaluasi kembali harga tiket Pangkalan Bun-Jakarta, Pangkalan Bun-Semarang dan Pangkalan Bun-Surabaya,” tutur Juni Gultom.
Dalam rapat ini diinformasikan pula bahwa ke depan akan dilakukan penebalan landasan pada tahun 2024, serta mengusulkan penambahan jam operasional Bandara Iskandar.
