
InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Ratusan peserta mengikuti sosialisasi dan seleksi program pemagangan ke Jepang yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kotawaringin Barat (Kobar) di Brits Hotel Pangkalan Bun, Rabu (22/2/2023) pagi.
Kegiatan sosialisasi ini turut pula dihadiri Pj Bupati Kobar Anang Dirjo, Plt Sekda Juni Gultom, Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Pemagangan Kemnaker RI, Internasional Manpower Jepang dan perwakilan disnakertran dari berbgaai kabupaten.
Kepala Disnakertran Kobar Rusliansyah dalam laporannya menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sebagai sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang program magang di negara sakura tersebut.
Selain itu, disampaikan pula berbagai persyaratan yang wajib dipenuhi para peserta sebelum diberangkatkan. Program magang ini diharapkan bisa menggaet calon pekerja produktif dari Kobar, Lamandau, Sukamara dan Seruyan.
“Jumlah peserta dari lembaga pelatihan kerja maupun non lembaga sebanyak 431 orang. Setelah mengikuti sosialisasi ini diharapkan masyarakat menjadi tahu lowongan magang di luar negeri,” kata Rusliansyah.
Guna mempersiapkan skill dan wawasan calon pekerja magang bekerja di negeri matahari terbit itu, Pemkab Kobar saat ini telah bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Enter Pangkalan Bun melalui Program Enter Jepang.
Adapun syarat teknis peserta magang yaitu minimal SMA sederajat, lulus tes matematika, kesehatan tubuh, kesemaptaan, wawancara dan medical check up, serta persyaratan administrasi lainnya.
“Informasi dari Internasional Manpower Jepang tadi, jumlah seberapa besar pun dengan syarat teknis terpenuhi, kalo 500 lolos, 500 mereka terima. Gak ada batasan,” tutur dia.
Lebih lanjut sambungnya, Jepang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja khususnya di bidang pertanian, mengingat negara tersebut kesulitan untuk mencari pekerja.
“Saat ini sebagian besar memerlukan pertanian. Mereka secara tidak langsung ada pelatihan paling 3 bulan, baik bahasa mental dan sebagainya,” jelas dia.
Di tempat yang sama, Pj Bupati Anang Dirjo mengapresiasi program yang dilaksanakan ini. Dia berharap para peserta mampu memperoleh pengalaman di Jepang yang nantinya bisa diterapkan di Kobar.
“Ini merupakan program yang kami lakukan bersama Pak Sekda dalam upaya memperluas kesempatan kerja. Ini tantangan bagi kami supaya mereka bisa bekerja ke Jepang,” ucap Pj Bupati Kobar.
Anang Dirjo menginginkan agar program ini juga dibuka di tempat lain di Kalteng sebagai bagian dari peningkatan sumber daya manusia berkelanjutan.
“Seperti kita tahu Jepang negara yang etos kerja tinggi. Ini yang perlu kita contoh dan terapkan di tempat kita,” pungkas dia.