
InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Lembaga Komunikasi Pemangku Adat Seluruh Indonesia (LKPASI) bakal menggelar simposium dan petisi dalam rangka mengulas legenda dan realita seputar penyerahan kedaulatan dan aset kerajaan-kesultanan di awal kemerdekaan RI.
Simposium ini rencananya akan dilaksanakan di Hotel Paragon Jakarta, mulai tanggal 22-24 Februari 2023 dan turut dihadiri perwakilan Kesultanan Kutaringin sebagai peserta sekaligus narasumber kegiatan.
Kerabat Kesultanan Kutaringin Agustadi Saputra mengatakan dalam forum itu nantinya akan disampaikan beragam perjuangan rakyat Kotawaringin dalam upaya memperjuangkan dan mempertahankan keutuhan NKRI.
“Tujuan penjelasan sejarah Kesultanan Kotawaringin di masa-masa menjelang republik untuk mengangkat semangat perjuangan bangsa Indonesia, peran serta Kotawaringin dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan,” ujar dia.
Lebih lanjut sambung Agustadi, ada berbagai kisah perjuangan yang akan disampaikan, mulai dari dampak peristiwa Mandor, pertempuran 14 Januari 1946 Kumai, pergolakan di Pangkalan Bun serta perang Kotawaringin (Kini Kotawaringin Lama).
“Sejarah-sejarah perjuangan dari masa jepang di Kotawaringin, kemudian perjuangan pasca 1945 yang terjadi di berbagai wilayah Kotawaringin,” sambungnya.
Di samping dihadiri para raja dan sultan, simposium dan petisi juga akan diikuti sejumlah tokoh nasional, tokoh pemangku adat, ratu, datu, kepala marga dan kepala suku se-Indonesia.
“Kita harapkan berbagai peristiwa perjuangan rakyat Kotawaringin bisa diketahui secara nasional dari sisi sejarah,” pungkasnya.