InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Bermain layang-layang merupakan aktivitas yang menyenangkan, bukan saja bagi anak-anak tetapi juga orang dewasa, namun jika menerbangkan layang-layang di tempat yang tidak seharusnya maka dapat membahayakan nyawa orang lain.
Hal ini menimpa salah satu maskapai penerbangan yang akan mendarat (landing) di Bandara Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (2/10).
Pesawat milik Maskapai Nam Air itu nyaris saja celaka, lantaran sayap pesawat tersangkut benang layangan, beruntung benang tersebut tidak masuk ke dalam mesin.
Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb Ig Widi Nugroho meminta agar masyarakat dapat menghindari atau tidak menerbangkan layang-layang diarea yang dekat dengan kawasan bandara udara, terutama dijalur lintasan pesawat.
“Jadi ada daerah arah ke kanan dan ke kiri yang merupakan daerah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dengan radius 6 kilometer dan di ujung atau perpanjangan landasan itu sejauh 15 KM, daerah itu harus steril dari aktifitas permainan layangan,” terangnya, Selasa (3/10).
Menurutnya insiden tersangkutnya benang layang-layang di badan pesawat sangat berbahaya dan merugikan maskapai penerbangan lantaran biaya perbaikannya akan sangat mahal.
Selain itu, akibat tersangkutnya layang-layang atau benang layang-layang di pesawat dapat berakibat fatal terhadap penerbangan dan mengakibatkan kecelakaan yang membahayakan nyawa penumpang pesawat.
“Masyarakat juga harus paham, aturan tentang keselamatan penerbangan dan juga mendukung adanya kawasan keselamatan operasi penerbangan dengan tidak menerbangan layang-layang di radius yang sudah ditentukan,” pungkasnya.
