InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Dalam 2 pekan terakhir terjadi 3 kasus begal payudara di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut tentu dikhawatirkan sejumlah warga, khususnya para kaum perempuan saat beraktivitas di luar rumah.
Dari ketiga kasus kejahatan itu terjadi di Jalan Cilik Riwut II dan di Jalan Pangeran Antasari pada akhir November lalu. Bahkan, belum lama ini seorang wanita juga mengaku sempat menjadi korban begal pantat di sekitar Sports Center saat berolahraga.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kobar Mina Irawati mengatakan, sebagai langkah antisipasi tindak kriminal, Pemda perlu melakukan penambahan kamera pengawas maupun lampu penerangan jalan umum (PJU) di titik yang dianggap rawan kejahatan.
“Kamera pengawas (CCTV) milik Pemda ini perlu ditambah terutama tempat yang rawan. Kalau memungkinkan kamera pengawas juga perlu di tempatkan di tiap kecamatan, termasuk Kumai. Jadi tidak hanya ada di pusat kota saja yang ada,” kata Mina Irawati.
Dikutip dari laman cctv.kotawaringinbarat. go.id, saat ini ada 13 kamera pengawas yang ada di dalam kota Pangkalan Bun. Kamera pengawas itu bisa diakses secara real time selama 24 jam. Hasil rekaman CCTV diharapakan bisa menjadi alat bukti untuk menjerat pelaku.
“Kalau pelaku sampai tertangkap harus dikasih efek jera dan hukuman berat, karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Perempuan jadi was-was kalau keluar rumah,” tutur dia.
Untuk itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mengimbau agar kaum perempuan selalu berhati-hati dan waspada saat bepergian. Ia meminta agar para wanita melewati jalan yang cenderung aman, dan tidak mengenakan pakaian yang mencolok.
“Pesan untuk perempuan, hindari keluar sendirian, apalagi melewati daerah-daerah yang sepi dan gelap. Utamakan lewati jalan yang ramai dan satu lagi hindari berpakaian terbuka yang bisa mengundang pelecehan seksual,” imbau Mina.
Dalam kesempatan ini, Legislator ini juga meminta Pemda dan dinas terkait agar segera memperbaiki lampu penerangan jalan umum yang ada di sekitaran Jalan Padat Karya Kumai.

