InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Rizky Aditya Putra, menilai peningkatan jalan penghubung antar kabupaten di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) perlu jadi prioritas pemerintah daerah (Pemda), terutama ruas Jalan Simpang Diung menuju Batu Kotam.
Menurutnya, jalan itu cukup potensial untuk dibenahi secara bertahap guna menunjang perekonomian daerah ke depan. Pasalnya, apabila jalan tersebut benar-benar fungsional maka digadang-gadang akan menjadi akses tercepat dari Pangkalan Bun menuju Nangabulik, Kabupaten Lamandau.
Lebih lanjut dijelaskan, jarak antara Pangkalan Bun-Nangabulik melalui Simpang Runtu saat ini sekitar 190 kilometer, Pangkalan Bun-Simpang BGA-Simpang Kenawan-Nangabulik 120 kilometer. Sedangkan jarak Pangkalan Bun-Simpang Diung-Batu Kotam-Nangabulik hanya 96 kilometer.
“Selain memperhatikan kondisi ruas jalan yang ada, saya kira ruas jalan Simpang Diung-Batu Kotam ini perlu jadi prioritas daerah, karena akan menghemat banyak waktu dan biaya. Dampak positifnya tentu akan dirasakan oleh masyarakat di kedua kabupaten,” kata Rizky Aditya Putra, Jum’at (8/12/2023).
Legislator yang akrab disapa Rizky Mahodenk ini menerangkan untuk melakukan peningkatan jalan penghubung antar kabupaten itu tentu memakan anggaran yang tidak sedikit. Guna mensiasati hal tersebut, salah satunya melalui pemanfaatan dana bagi hasil (DBH) sawit.
“Tentu harus menyesuaikan keuangan daerah atau bisa lewat DBH sawit, dan juga antara Pemda Kobar dengan Lamandau juga harus saling koordinasi dan komitmen untuk sama-sama membenahi jalan penghubung di wilayahnya masing-masing,” terang Rizky Mahodenk.
Selain itu, jalan penghubung antar kabupaten Kobar dengan Kabupaten Sukamara juga perlu tindaklanjuti, khususnya akses yang menghubungkan Desa Sagu Suka Mulya menuju Desa Pangkalan Muntai. Kurang lebih ada sekitar 5 kilometer jalan yang perlu sentuhan Pemda setempat.
“Jalan itu juga penting dan sudah kita usulkan kepada Pemda untuk tindaklanjuti tahun depan,” tambah Ketua Fraksi Gerindra Kobar ini.

