InfoPBUN, Pulang Pisau – Tiga siswa dari Sekolah Khusus Negeri (SKHN) 1 Pulang Pisau siap mengikuti Lomba Tari Tradisional Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tahun 2026 yang mengusung tema Berakar Pada Budaya, Bertumbuh Dalam Kreasi Penuh Semangat Huma Betang.
Kegiatan yang menjadi wadah ekspresi dan pengembangan bakat bagi anak berkebutuhan khusus tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026 di Aula Gedung Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya.
Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Kemilau Mutiara Ananda dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dengan tujuan mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai inklusivitas, kebersamaan, dan toleransi yang terkandung dalam filosofi Huma Betang.
Peserta lomba berasal dari berbagai kategori anak berkebutuhan khusus, seperti tunarungu, tunagrahita, autisme, hingga down syndrome, dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun.
SKHN 1 Pulang Pisau mengirimkan tiga siswa tunarungu sebagai perwakilan. Persiapan telah dilakukan secara intensif selama dua minggu terakhir dengan pendampingan guru, menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari segi kekompakan gerakan maupun penghayatan tari.
Pengawas sekolah, Made Pujangga, menyampaikan bahwa hasil pemantauan bersama Kepala Sekolah Masciani menunjukkan kesiapan peserta yang semakin matang.
“Persiapan berjalan dengan baik. Para siswa mulai menunjukkan kepercayaan diri untuk tampil dengan durasi penampilan sekitar 5 hingga 7 menit,” ujarnya.
Selain penampilan utama, seluruh peserta juga diwajibkan mengikuti parade tari pada pembukaan dengan mengenakan busana etnik khas Kalimantan Tengah.
Made Pujangga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak berkebutuhan khusus.
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan keunikan yang patut diapresiasi. Melalui seni tari, para peserta dapat mengekspresikan diri sekaligus melestarikan budaya daerah.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memberikan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, termasuk penggunaan media interaktif dalam proses latihan.
Diharapkan, keikutsertaan siswa SKHN 1 Pulang Pisau dalam ajang ini dapat memberikan hasil terbaik serta menjadi inspirasi bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berprestasi.

