InfoPBUN
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
InfoPBUN
No Result
View All Result

Polres Kobar Mediasi Dua Remaja Viral yang Adu Jotos

Joko Hardyonoby Joko Hardyono
June 4, 2024
in BERITA
Polres Kobar Mediasi Dua Remaja Viral yang Adu Jotos
Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok

InfoPBUN, PANGKALAN BUN–Unit PPA Satreksrim Polres Kotawaringin Barat telah melaksanakan kegiatan mediasi dan klarifikasi terhadap video viral tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur (perkelahian) antara dua orang anak laki-laki, Selasa (4/6). 

Perkelahian tersebut terjadi pada hari Senin (3/6) sekitar pukul 11.00 WIB di Lapangan Pesawat Karang Anyar, Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. Dengan adanya peristiwa ini, Polres Kotawaringin Barat (Kobar) dengan cepat menanggapi kasus tindak pidana tersebut.

Kapolres Kobar, AKBP Yusfandi Usman menuturkan, kejadian berawal pada hari Sabtu (1/6) anak laki-laki berinisial G bermain futsal dengan temannya A. Pada saat tim G bertanding dengan tim A, tim G tertinggal poin atas tim A, lalu saat itu tim G mulai bermain kasar seperti mendorong-dorong tim A hingga saat pertandingan selesai dan dimenangkan oleh tim A. 

“Tidak sampai disitu kejadian berlanjut keesokan harinya, G dan juga A melihat status WhatsApp teman-temannya yang berisikan poster tentang perkelahian dan juga terdapat foto G dan juga A di poster tersebut. Saat itu G menyuruh teman-temannya untuk menghapus postingan status agar tidak tersebarluaskan,” ujar Kapolres. 

Kapolres meneruskan, keesokan harinya, Senin (3/6) G bertemu dengan A di sekolah, dalam pertemuan itu keduanya saling memanas dan ingin melanjutkannya ke perkelahian. 

“Pukul 10.30 WIB saat memasuki pulang sekolah G melihat teman-temannya sedang berkumpul di depan gerbang sekolah untuk menanyakan perihal perkelahian yang akan G dan A lakukan,” ungkap Kapolres. 

Tidak mau dipandang sebelah mata, lanjut Kapolres, A dan bersama temannya langsung berangkat menuju lapangan Korindo disusul G beserta temannya. Namun ada seorang teman mereka berdua mengatakan “Lapangan Pesawat” hingga akhirnya G dan A beserta teman-temannya tersebut pergi menuju Lapangan Pesawat Karang Anyar.

Sesampainya di sana seseorang yang berinisial R menyuruh G dan A untuk melepas seragam yang mereka kenakan, setelah melepaskan seragam, G dan A menuju ke tengah lapangan dan RS yang berperan sebagai wasit mulai mempersilahkan mereka untuk berkelahi.

“Perkelahian pun dimulai, saat G dan A sama-sama saling tinju dan saling tendang satu sama lain, salah satu temannya yang berinisial

RD merekam peristiwa perkelahian tersebut.

Hingga akhirnya G dan A sama-sama terjatuh dan akhirnya menyerah.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut Unit PPA

Satreksrim Polres Kobar melakukan pemanggilan kepada para pihak yang bersangkutan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang

bersangkutan yang didampingi oleh para

orangtua dan pihak sekolah.

“Tidak sampai disitu Polres Kobar juga melakukan mediasi antara pihak-pihak yang bersangkutan membuat surat pernyataan terhadap para pihak agar tidak mengulangi kejadian tersebut,” imbuhnya. 

Dalam hasil pemeriksaanya Polres Kobar menetapakan 6 pelaku dengan G dan A sebagai pelaku perkelahian, MR sebagai pembuat poster perkelahian, A sebagai salah satu saksi yang melihat perkelahian dan terekam oleh video dengan menggunakan baju berwarna putih, RS sebagai wasit perkelahian yang menggunakan baju berwarna hitam, dan terkahir RD sebagai perekam video perkelahian tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah rekaman video kejadian perkelahian tersebut.

Tags: kalimantan tengahkotawaringin baratpangkalan bunViral
Previous Post

Tak Mampu Tampung Debit Hujan, Drainase di Kelurahan Mendawai Perlu Ditingkatkan

Next Post

Sekda Nuryakin Pimpin Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok
Next Post
Sekda Nuryakin Pimpin Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

Sekda Nuryakin Pimpin Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara

Copyright © 2026 InfoPBUN