InfoPBUN, NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai membahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029 melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di Aula Bappedalitbang Lamandau, Senin (14/04).
Forum ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Lamandau, perwakilan dunia usaha, serta undangan lainnya. Perwakilan dari Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah turut hadir secara daring.
Dalam arahannya, Bupati Rizky menyampaikan bahwa RPJMD ini akan menjadi pedoman arah pembangunan daerah lima tahun ke depan, dengan visi:
“Terwujudnya Kabupaten Lamandau yang Maju, Unggul, Sejahtera, Berkeadilan dan Berkelanjutan.”
Ia menekankan pentingnya penyelarasan RPJMD dengan kebijakan pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025–2045 bertema “Peningkatan Pondasi Transformasi Pembangunan”, serta sinergi dengan RPJMN “Asta Cita” dan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kita ingin memastikan bahwa arah pembangunan Kabupaten Lamandau selaras dengan agenda nasional dan provinsi, serta menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti beberapa prioritas dalam 100 hari kerja pemerintahan mendatang, antara lain:
- Percepatan pembangunan infrastruktur,
- Penyelesaian konflik agraria,
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia,
- Penguatan produk lokal untuk mendukung perekonomian daerah,
- Perluasan akses listrik di desa-desa,
- Perbaikan fasilitas kesehatan dan penambahan tenaga medis, serta
- Penanganan permasalahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui forum ini, Bupati mengajak seluruh elemen untuk memberikan masukan dan berperan aktif dalam merumuskan RPJMD agar dokumen ini benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

