InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III yang berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026). Penutupan kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelatihan yang telah diikuti para CPNS sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi aparatur sipil negara.
Dalam sambutannya, Sunarti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelatihan, mulai dari panitia, widyaiswara, mentor, hingga para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Latsar CPNS ini sehingga dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar hingga selesai,” kata Sunarti.
Ia menegaskan bahwa Pelatihan Dasar CPNS merupakan tahapan penting dalam membentuk sumber daya aparatur yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik. Menurutnya, pelatihan dasar tidak hanya bertujuan memenuhi persyaratan administrasi sebagai calon aparatur sipil negara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pola pikir ASN yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Latsar ini bukan sekadar tahapan administratif yang harus dilalui oleh CPNS. Lebih dari itu, pelatihan dasar merupakan proses pembelajaran yang sangat penting dalam membangun karakter, integritas, disiplin, serta etos kerja sebagai aparatur negara,” ujarnya.
Sunarti mengatakan, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, ASN dituntut memiliki kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta semangat inovasi dalam menjalankan tugas.
“Latsar ini menjadi fondasi awal dalam menciptakan ASN yang mampu menghadapi berbagai tantangan birokrasi dan memberikan pelayanan publik yang optimal, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN yang telah diperoleh selama pelatihan, seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pelatihan hendaknya tidak berhenti di ruang kelas. Terapkan dan aktualisasikan dalam lingkungan kerja masing-masing sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Sunarti juga mengingatkan bahwa status sebagai ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap aparatur dituntut untuk menjaga integritas, menjunjung etika profesi, serta memberikan pelayanan yang adil dan berkualitas kepada masyarakat.
“Jadilah ASN yang mampu menjadi teladan, bekerja dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” katanya.
Dengan berakhirnya kegiatan Latsar CPNS Golongan II dan III tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap para peserta dapat menjadi aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat pengabdian, serta komitmen untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

