InfoPBUN, SUKAMARA – Bupati Sukamara H. Masduki bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meninjau langsung kondisi jalan di kawasan perbatasan antara Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Sukamara, dengan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Senin (5/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi akses jalan yang menjadi salah satu jalur penting penghubung antarwilayah. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar arus distribusi barang dari dan menuju Sukamara maupun Ketapang.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan, peninjauan bersama Gubernur Kalteng menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama Bapak Gubernur Kalimantan Tengah meninjau langsung kondisi jalan di perbatasan antara Kalimantan Tengah, khususnya Sukamara, dengan Kalimantan Barat, Ketapang,” kata Masduki.
Menurutnya, kondisi jalan di kawasan perbatasan perlu mendapat perhatian karena keberadaan akses yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas dan distribusi barang.
“Kita ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mendorong bagaimana akses jalan ini ke depan bisa terus kita benahi dan tingkatkan,” ujarnya.
Masduki berharap peningkatan infrastruktur di kawasan tersebut dapat memperkuat konektivitas Sukamara dengan wilayah Kalimantan Barat. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat di kedua wilayah diharapkan memperoleh kemudahan dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.
“Harapannya, akses jalan ini dapat terus kita benahi sehingga mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sukamara dan Ketapang,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan konektivitas fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi dan memperkuat hubungan antarwilayah.
“Kalau konektivitas semakin baik, tentu akan semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat. Pergerakan orang dan barang menjadi lebih lancar, dan ini tentu akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

