InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb David Moningka, S.A.P., M.Han, didampingi Kadispotdirga Mayor Tek Budi Waluyo, mengadakan pertemuan dengan investor asal Malaysia, Bapak Fakhrudin Afiq, MBA, MCIM, BBA (Hons), serta tim ahli peternakan dari Australia di Heritage C.Willem Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Pertemuan ini membahas kerja sama dalam pengembangan lahan peternakan sapi dan domba seluas 100 hektare di wilayah Lanud Iskandar. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah Asta Cita Presiden, khususnya dalam pemenuhan protein hewani melalui pengembangan lahan ketahanan pangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan daging sapi dan domba guna memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan di daerah.
Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb David Moningka menyambut positif kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara TNI AU dan pihak swasta dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan produksi protein hewani serta mendorong kemandirian peternak lokal dalam mengelola usaha ternak secara berkelanjutan. Lanud Iskandar berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan sektor peternakan nasional,” ujar Danlanud, Sabtu (1/3).
Selain pengembangan peternakan, kerja sama ini juga melibatkan masyarakat sekitar agar dapat berperan aktif dalam industri peternakan. Dengan demikian, diharapkan tercipta lapangan kerja baru serta peningkatan kesejahteraan bagi warga setempat.
“Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, proyek pengembangan lahan peternakan sapi dan domba di Lanud Iskandar diharapkan menjadi model percontohan yang dapat diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

