InfoPBUN, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah Bupati Sukamara, Masduki, S.T., menyelesaikan rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III yang ditutup pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Dalam Negeri melalui BPSDM, Lemhannas RI, dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP).
Masduki mengatakan, berbagai ilmu dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti KPPD III akan diterapkan dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sukamara.
Fokus pembangunan diarahkan pada enam sektor pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perumahan dan permukiman, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.
“Alhamdulillah, pada hari Jumat ini kita baru saja melaksanakan penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) III. Banyak materi dan ilmu mendalam yang kita dapatkan, baik dari Lemhannas RI, BPSDM, maupun mitra strategis lainnya,” ujar Masduki.
Ia menegaskan seluruh wawasan yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi akan diterapkan untuk mengoptimalkan pelayanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sukamara.
“Seluruh ilmu ini akan langsung kita terapkan di Kabupaten Sukamara, terutama dalam mengoptimalkan enam sektor pelayanan dasar demi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran seluruh masyarakat Sukamara,” lanjutnya.
Masduki juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.
Jajaran perangkat daerah diminta segera menerjemahkan hasil pembelajaran KPPD III ke dalam kebijakan dan program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
“Harapan kita bersama, seluruh perencanaan dan strategi yang didapatkan selama KPPD III ini membawa perubahan yang signifikan bagi Kabupaten Sukamara, sehingga tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih maksimal, tepat sasaran, dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat,” pungkasnya.

