InfoPBUN, NANGA BULIK — Pemerintah Kabupaten Lamandau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggandeng TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pelaksanaan TMMD Imbangan ke-129 Kodim 1017/Lamandau Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Bulik Timur, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam membangun wilayah pedesaan.
Dalam sambutan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra yang disampaikan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan SDA Setda Kabupaten Lamandau, Meigo Basel, mengatakan TMMD merupakan wujud nyata sinergi berbagai pihak dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Program TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh pemerintah, tetapi harus dilandasi semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Pemkab Lamandau juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1017/Lamandau atas komitmen dan dukungannya dalam membantu pembangunan daerah melalui program TMMD. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Sementara itu, Komandan Kodim 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., mengatakan TMMD merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat yang diwujudkan melalui semangat gotong royong. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Saya berharap seluruh sasaran program dapat diselesaikan secara optimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Lamandau,” katanya.
TMMD Imbangan ke-129 tersebut dilaksanakan selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Pelaksanaannya didukung melalui pembiayaan secara swakelola oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama TNI Angkatan Darat.
Untuk sasaran fisik, program TMMD mencakup pembangunan jalan sepanjang 3.120 meter. Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat membuka dan memperlancar konektivitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah pedesaan.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pencegahan stunting, pelayanan keluarga berencana, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Program tersebut juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rumah ibadah dan MCK, pembangunan sumur bor, penguatan ketahanan pangan hingga kegiatan penanaman pohon. Berbagai sasaran tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Sukamaju dan sekitarnya.

