InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Lantaran lokasi desanya yang sulit dijangkau membuat Desa Teluk Pulai dan Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, hingga kini belum teraliri listrik. Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah daerah (Pemda) setempat.
“Saat ini tinggal Desa Teluk Pulai dan Desa Sungai Cabang di Kecamatan Kumai yang belum masuk listrik dari PLN. Untuk desa di kecamatan lain sudah 100 persen,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Yudhi Hudaya, Jumat (19/4).
Lebih lanjut dijelaskan Yudhi, selama ini Pemda kesulitan untuk mendirikan tiang listrik menuju kedua desa dikarenakan lokasinya yang terisolir, berada di pesisir pantai Tanjung Puting, dan harus melewati kawasan hutan lindung.
Meski begitu, Pemda telah mengusulkan surat permohonan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar diberikan izin pemasangan kabel jaringan dari Desa Sekonyer menuju Desa Teluk Pulai.
“Iya (wajib memiliki izin) karena harus melewati kawasan TNTP,” terang Mantan Camat Kumai ini.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Kumai Abdul Gafur membenarkan hal tersebut. Rencananya tim terpadu KLHK terlebih dahulu akan melakukan survei terkait rencana pembangunan jalan dan listrik tersebut.
“Saat ini kita tinggal menunghu Timdu LHK. Nanti dari hasil suvei apakah diizinkan atau tidak, tapi secara peraturan bahwa untuk membangun akses untuk kepentingan program nasional itu bisa”
“Kita berharap nanti Timdu bisa merekomendasikan, akses jalan itu bisa dibuka. Yang dalam kawasan TNTP hanya 3,5 sampai 4 kilometer. Yang diluar itu APL, baik yang dari sekonyer maupun Teluk Pulai,” imbuh Gafur.
Untuk diketahui total jaringan listrik yang diperlukan sepanjang 27 kilometer.

