InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Pj Bupati Sukamara, Kaspinor, angkat bicara menyikapi usulan penutupan lokalisasi Simpang Kenawan. Pihaknya mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan sejumlah instansi terkait di kabupaten lainnya, yakni Kotawaringin Barat dan Lamandau.
“Perlu kita lakukan duduk bersama dulu ya, yang pasti menyangkut permasalahan sosialnya kita akan bicarakan dengan dinas terkait antara 2 wilayah lainnya yakni Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Lamandau dan Sukamara,” ujar Kaspinor saat ditemui di VIP Room Bandara Iskandar, Jumat (16/2/2024).
Kaspinor menyatakan bahwa persoalan keberadaan lokalisasi Simpang Kenawan itu sejatinya sudah dibicarakan bersama dengan Pj Bupati Kobar dan Pj Bupati Lamandau. Pihaknya akan berupaya mencari solusi atas permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat setempat.
“Tadi kita sudah diskusi dengan pak bupati. Insyallah dalam waktu dekat kita akan memikirkan solusinya bersama yang terbaik sehingga akses maupun dampak negatif dari persepsi masyarakat akan coba kita atasi nanti,” beber Pj Bupati Sukamara.
Dikatakan Kaspinor, untuk menutup lokalisasi tersebut ketegasan saja tidak cukup, pemerintah daerah secara bersama-sama harus mengkaji penyebab maupun solusi yang ditawarkan kepada masyarakat maupun kepada para pekerja seks komersial (PSK).
“Menyikapi masalah-masalah ini kita tidak bisa tegas begitu saja. Kita harus mengkaji alternatif apa yang semestinya harus kita lakukan berkenaan dengan keinginan-keinginan masyarakat. Kalau memang alternatifnya bisa mencegah mereka untuk tidak melakukan hal ini,” sambungnya.
Untuk itu, pihaknya akan menggandeng Pemda di 2 wilayah lainnya untuk duduk bersama mencari solusi atas permasalahan sosial yang timbul akibat keberadaan lokasisasi Simpang Kenawan, termasuk mencari tahu dari mana para PSK itu berasal.
“Makanya perlu kajian sosial bersama-sama dengan 3 wilayah ini supaya nanti alternatif terbaik akan kita bicarakan. Kita cari penyebabnya dulu, riset dan eksodusnya dari mana. Ini banyak faktor yang harus kita bicarakan,” pungkasnya.

