InfoPBUN, KUMAI – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut bersama Angkatan Muda Penerus Perjuangan (AMPP) 1946 menggelar senam bersama ratusan warga di Lapangan Senggora Kumai, Minggu (3/3). Acara ini turut dihadiri Pj Bupati Kobar Budi Santosa, Sekda Rody Iskandar dan Forkopimda lainnya.
Direktur PDAM Tirta Arut Sapriansyah mengutarakan bahwa senam bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Diharapkan melalui kegiatan kemasyarakatan ini mampu mendongkrak semangat warga Kumai agar terbiasa hidup sehat.
“Kita sudah melaksanakan setiap Minggu, saling mengisi, karena program kita PDAM berbagi maka menyambut bulan puasa ini kita ambil kegiatan ini. Alhamdulillah pak Pj Bupati bisa hadir dan direspons,” ujar Sapriansyah kepada awak media.
Guna menarik minat masyarakat, PDAM Tirta Arut juga menyediakan berbagai doorprize yang diundi lewat kupon gratis. Maka tak heran apabila senam bersama kali ini ramai diikuti warga setempat. Adapun doorprize yang dibagikan di antaranya kulkas, dispenser, penanak nasi elektronik dan sembako.
“Kita orang Kumai bersama bersaudara membangun Kobar, khususnya Kumai. Kita sampaikan bahwa di Kumai gudangnya olahraga. Ayo bangkit lagi orang-orang Kumai untuk membuktikan kualitas kita di bidang olahraga,” terang dia.
Menanggapi kegiatan ini, Pj Bupati Kobar Budi Santosa mengapresiasi senam bersama yang diinisiasi perusahaan daerah (Perusda) ini. Perusda diharapkan menjadj penggerak perekonomian masyarakat, sekaligus menjadi pioner di dalam melaksanakan aksi sosial.
“Fungsi BUMD itu untuk menggerakan perekonomian masyarakat dan Perusda Tirta Arut selaku BUMD kita memiliki kegiatan-kegiatan sosial. Ini perlu didukunh semua pihak dan terima kasih juga buat perbankan di Kobar yang mendukung penuh kegiatan ini,” ucap Budi Santosa.
Untuk itu, Pj bupati menegaskan agar semua elemen pemerintahan daerah yang ada di Kecamatan Kumai bisa ikut terlibat dalam acara ini, mulai dari kecamatan, kelurahan maupun pemerintah desa sebagai penyelenggara acara.
“Tadi saya tegaskan kalo (senam) dilaksanakan setiap Minggu ya harus tanggung jawab bersama. Nanti kepala desa bisa jadi panitia, minimal bisa memberikan Banyu Kinum-nya lah kepada masyarakat,” tegas Pj Bupati Kobar.

