InfoPBUN, PANGKALAN BUN–Jajaran Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar acara coffe morning sinergitas TNI-Polri bersama 3 Mantra TNI AD, TNI AU, TNI AL serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar) di Aula Patriatama Polres Kobar, Senin (9/9).
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman diwakili Wakapolres Kobar Kompol Wihelmus Helky menuturkan, kegiatan ini merupakan sinergitas TNI-Polri di wilayah Kobar guna mempererat antar kedua lembaga dan silaturahmi menjelang pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kobar.
“Kita tidak hanya membangun hubungan baik di tingkat pimpinan, tetapi juga di level paling bawah. Kerjasama yang solid di setiap tingkatan sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian tahapan Pilkada,” ujar Wakapolres.
Sementara itu, Dandim 1014/PBN, Letkol Inf Makin menekankan, sinergitas dan kekompakan sangat penting, tidak hanya diantara pimpinan, akan tetapi juga dikalangan anggota.
“Kita semua unsur sangat menginginkan kekompakan di seluruh level atau tingkatan. Segala tindakan harus dikomunikasikan dengan baik. Jika kita sebagai pengayom masyarakat kompak, masyarakat juga akan mengikuti teladan kita,” ungkap Dandim.
Mewakili Pj Bupati Kobar Budi Sentosa, Asisten II Pemkab Kobar, Kamaludin menuturkan, bahwa sinergitas antara TNI-Polri di Kobar merupakan keunikan tersendiri, mengingat di wilayah ini terdapat tiga matra TNI, yakni AD, AU, dan AL.
“Prinsipnya, Pemkab Kobar sangat mendukung kegiatan ini. Sinergitas TNI-Polri sangat penting, apalagi di Kobar kita memiliki tiga matra TNI yang tidak dimiliki kabupaten lain di Kalteng,” ucap Kamaludin.
Kamaludin menerangkan, bahwa jika setiap satuan TNI maupun Polri memiliki tujuan dan target yang berbeda-beda, sehingga diperlukan sinergi untuk mencapai tujuan besar bersama, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kobar.
“Sinergitas ini menjadi guidance kita semua agar tujuan bersama, yaitu menciptakan keamanan dan ketertiban, dapat terwujud dengan baik,” terangnya.
Kamaludin berharap jelang Pilkada 2024, keamanan di Kobar bisa tetap terjaga dengan baik, serta adanya perbedaan pilihan politik tidak memecah persatuan masyarakat.
“Harapannya, menghadapi Pilkada 2024, keamanan dan ketertiban daerah kita bisa lebih terjamin. Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilkada merusak kebersamaan masyarakat,” pungkas Kamaludin.

