InfoPBUN,Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) terus mendorong penguatan sektor perikanan sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan daerah.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, dengan Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dislutkan Kalteng, Rabu (1/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas pemanfaatan potensi Balai Benih Ikan (BBI) Talohen di Kabupaten Barito Timur yang dinilai belum optimal. Dari total fasilitas yang tersedia, sebanyak 37 kolam diketahui belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga berpotensi menghambat peningkatan produksi benih dan hasil budidaya ikan.
Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya optimalisasi BBI Talohen guna mendukung peningkatan produksi perikanan serta memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, menyatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan revitalisasi BBI Talohen kepada Gubernur Kalimantan Tengah sebagai bagian dari strategi penguatan sektor perikanan berbasis potensi lokal.
Ia menjelaskan bahwa optimalisasi sarana dan prasarana di BBI Talohen diharapkan mampu meningkatkan produksi benih ikan serta mendorong pengembangan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi.
Lebih lanjut, program revitalisasi tersebut akan disinergikan dengan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, termasuk pengembangan program yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah dan daya saing produk perikanan.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyatakan kesiapannya untuk mendukung pelaksanaan revitalisasi tersebut, baik melalui koordinasi maupun dukungan kebijakan di tingkat daerah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha perikanan, revitalisasi BBI Talohen diharapkan dapat menjadi penggerak peningkatan produksi perikanan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.

