InfoPBUN, NANGA BULIK – Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam menentukan keberhasilan masa depan suatu daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai program dan kegiatan yang berfokus pada penguatan pendidikan sejak usia dini.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), termasuk pelestarian budaya lokal yang dikolaborasikan dengan proses pembelajaran anak-anak.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan usia dini adalah keberhasilan mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui tarian tradisional Baigal yang melibatkan 2.045 peserta didik PAUD se-Kabupaten Lamandau.
“Mencetak sejarah dengan mencatatkan rekor MURI melalui tarian tradisional Baigal yang melibatkan 2.045 peserta anak didik PAUD se-Kabupaten Lamandau adalah wujud nyata upaya kita dalam menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal sekaligus mengembangkan potensi seni, kreativitas, dan kepercayaan diri sejak dini,” kata Rizky Aditya Putra.
Menurutnya, pendidikan PAUD tidak hanya berperan dalam membangun kemampuan akademik dasar, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa pendidikan PAUD yang berkualitas memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, termasuk sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Melalui edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh yang baik, pemenuhan gizi seimbang, serta pemberian stimulasi yang tepat, PAUD diharapkan mampu membantu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.
“Anak-anak yang sehat dan cerdas adalah aset bangsa yang berharga. Mari kita wujudkan PAUD berkualitas untuk generasi penerus yang lebih baik,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Lamandau agar terus semangat belajar, bermain dengan riang, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ia berharap anak-anak Lamandau dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, serta memiliki akhlak yang baik sebagai bekal untuk membangun daerah dan bangsa di masa mendatang.
“Anak-anak adalah masa depan Kabupaten Lamandau dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

