InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Seorang pelaku pembobolan Swalayan Megamaret Bambang di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, berhasil ditangkap warga, Selasa (10/2/2026), sekitar pukul 01.30 WIB.
Pelaku sebelumnya diduga beraksi pada Senin malam, 9 Februari 2026. Warga mulai menaruh curiga sekitar pukul 23.30 WIB saat melihat lampu swalayan tiba-tiba padam, padahal kondisi sekitar masih ramai.
“Bapak itu kaget kan, kok bisa padam. Lalu diteleponnya salah satu karyawan Megamaret yang ia kenal,” kata U, warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Selasa.
Menurut U, karyawan tersebut juga merasa heran karena token listrik swalayan baru saja diisi. Rasa curiga pun muncul dan beberapa warga bersama karyawan langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi bangunan.
“Lalu mereka curiga langsung ke Megamaret dan saat dibuka dilihat di tempat uang rokok sudah diobrak-abrik,” tuturnya.
Dari hasil pengecekan awal, diduga pelaku masuk melalui ventilasi atau angin-angin di samping bangunan. Namun warga heran karena ukuran lubang tersebut relatif kecil.
“Tapi warga heran, kok bisa pelaku masuk lewat situ. Padahal kecil sekali lubangnya,” ungkapnya.
Saat dilakukan pencarian di dalam swalayan, pelaku tidak ditemukan. Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian dan melakukan upaya pencarian sekitar 2 jam lamanya. Namun karena pelaku tak kunjung ditemukan, petugas sempat meninggalkan lokasi.
Warga kemudian berinisiatif melakukan penyisiran di sekitar area swalayan. Sekitar pukul 01.30 WIB, pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di semak-semak tak jauh dari lokasi kejadian.
“Jadi sekitar pukul 01.30 WIB, malingnya ketangkep di semak-semak. Kemudian diikat dan sempat menjadi amukan massa,” jelasnya.
Dari pengakuan sementara, pelaku mengaku beraksi bersama seorang rekannya. Uang sekitar Rp10 juta dan sejumlah rokok diduga dibawa kabur oleh temannya tersebut. Namun keterangan pelaku dinilai berbelit-belit.
“Ngakunya orang luar daerah. Katanya pernah tinggal di dekat sini. Bilangnya masih di Pangkalan Bun tapi kurang jelas alamatnya,” imbuh U.
Setelah diamankan warga, pelaku kemudian diserahkan ke aparat Kepolisian untuk diproses lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Kotawaringin Barat belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas pelaku.

