InfoPBUN, KAPUAS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kalimantan Tengah di tingkat nasional. Ribka Bawin Hatalasinta Lumamba, murid SMAN 1 Basarang, Kabupaten Kapuas, berhasil meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Nasional Tahun 2026, Kamis (17/9/2026).
Prestasi tersebut diraih Ribka melalui karya ilmiah berjudul “Guardian of the Road” sebagai Upaya Edukasi Meningkatkan Pengetahuan Generasi Z terhadap Peraturan Berlalu Lintas. Dalam karya tersebut, Ribka mengangkat Talawang, perisai tradisional masyarakat Dayak, sebagai media edukasi keselamatan lalu lintas dengan pendekatan sosial dan budaya.
Bagi Ribka, keikutsertaannya dalam ajang nasional tersebut bukan sekadar tentang kompetisi dan meraih juara. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena dapat bertemu, berinteraksi, serta bertukar gagasan dengan pelajar pelopor dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Setiap daerah membawa cerita, budaya, dan inovasi yang berbeda. Dari sana saya mendapat banyak sudut pandang baru dan semakin menyadari bahwa setiap daerah memiliki cara masing-masing untuk menyampaikan pesan keselamatan,” ujar Ribka.
Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya melalui inovasi Talawang menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, pengalaman selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari presentasi hingga proses penilaian, juga menjadi bagian penting yang akan menjadi bekal untuk perjalanan berikutnya.
“Meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya melalui inovasi Talawang tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi saya. Namun, lebih dari hasil tersebut, saya bersyukur mendapatkan pengalaman, pembelajaran, dan relasi baru yang akan saya bawa ke perjalanan berikutnya,” katanya.
Ribka turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi tingkat nasional.
Ia menyebut dukungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, pihak sekolah, pembina, orang tua, serta seluruh pihak yang mendampinginya menjadi bagian penting dari pencapaian tersebut.
“Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik mereka yang selalu percaya dan mendukung selama setiap perjalanan,” tutup Ribka.

