InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Pemprov Kalimantan Tengah terus berinovasi dalam penyaluran bantuan kepada mahasiswa, salah satunya melalui Pasar Murah yang kini menggunakan sistem digital.
Kegiatan yang digelar di Istana Isen Mulang ini bertujuan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang berhak, terutama selama bulan Ramadan.
Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa penggunaan sistem digital menjadi langkah baru agar pendataan penerima lebih akurat dan transparan.
Dengan sistem tersebut, data mahasiswa dapat langsung terverifikasi, sehingga bantuan diberikan tepat sasaran sesuai identitas penerima.
Pada tahap awal, sekitar 3.000 mahasiswa telah terdata sebagai penerima bantuan. Namun jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring tingginya antusiasme mahasiswa.
Pemerintah juga membuka kembali akses pendataan melalui aplikasi, sehingga mahasiswa yang belum terdaftar tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan bantuan.
Program ini merupakan bagian dari perhatian Pemprov Kalteng terhadap mahasiswa, khususnya dalam membantu meringankan beban kebutuhan selama Ramadan.
Selain itu, kebijakan ini juga terintegrasi dengan program lain seperti Kartu Huma Betang Sejahtera dan kuliah gratis dalam skema satu rumah satu sarjana.
Melalui berbagai upaya ini, Pemprov Kalteng berharap semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi.

