InfoPBUN, SUKAMARA – Persoalan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi keluhan utama para nelayan Desa Sungai Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci, saat beraudiensi dengan Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., Jumat (28/8/2026).
Para nelayan menyampaikan bahwa ketersediaan BBM menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas melaut. Ketika pasokan sulit diperoleh, aktivitas nelayan ikut terdampak karena BBM menjadi kebutuhan utama untuk operasional melaut.
Mendengar keluhan tersebut, Masduki menyatakan Pemerintah Kabupaten Sukamara akan mengawal persoalan pengadaan dan ketersediaan BBM bagi nelayan. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan nelayan dapat terpenuhi.
“Kita akan kawal persoalan ini. Nelayan membutuhkan BBM untuk melaut, sehingga jangan sampai persoalan pasokan justru menghambat aktivitas dan penghasilan mereka,” ujar Masduki.
Bupati juga meminta agar distribusi BBM dapat dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran sehingga masyarakat yang memang membutuhkan tidak kesulitan mendapatkannya.
Selain persoalan BBM, dalam pertemuan tersebut Masduki mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga diminta ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi kemarau.
Audiensi tersebut menjadi ruang bagi Pemkab Sukamara untuk menerima langsung persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir sekaligus menindaklanjuti kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas nelayan.

