InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Palangka Raya.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan hilirisasi industri antar daerah.
Gubernur menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan prospektif untuk dikembangkan melalui kolaborasi lintas wilayah.
Pengembangan tersebut difokuskan pada tiga zona utama, yakni Barat, Tengah, dan Timur, dengan keunggulan di sektor perkebunan, pertambangan, perikanan, hingga industri kreatif.
Salah satu program unggulan yang didorong adalah hilirisasi sektor perikanan melalui pengembangan shrimp estate udang vaname guna meningkatkan produksi, ekspor, dan ketahanan pangan daerah.
Selain itu, hilirisasi industri kelapa sawit juga diyakini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi serta mendukung ketahanan energi berkelanjutan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, tidak hanya antar pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor swasta dan berbagai institusi.
Ia menyebutkan bahwa Misi Dagang ini bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan upaya memperkuat sinergi antarwilayah di Indonesia.
Nilai transaksi dalam kegiatan ini bahkan telah mencapai triliunan rupiah dan diperkirakan terus bertambah.
Sebanyak 159 pelaku usaha turut ambil bagian dalam kegiatan ini, sebagai upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah.
Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Kalteng dan Pemprov Jawa Timur sebagai simbol penguatan hubungan kedua daerah.
“Melalui langkah ini, diharapkan kerja sama ekonomi semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan”. Ujar Khofifah.

