InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kedamaian menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Menurutnya, meskipun perbedaan pilihan merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk menimbulkan konflik.
“Demokrasi memberi kita kebebasan untuk memilih pemimpin sesuai hati nurani, tetapi jangan sampai perbedaan pilihan memecah belah masyarakat. Persatuan adalah kunci utama untuk membawa Kobar semakin maju,” ujar Mulyadin, Minggu (17/11/2024), di Pangkalan Bun.
Mulyadin menilai, pesta demokrasi harus menjadi momen memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan. Ia mengapresiasi tokoh agama, masyarakat, dan pemuda yang terus mengedukasi warga untuk menjaga toleransi dan kedamaian selama proses pemilu berlangsung.
“Kehadiran para tokoh sangat penting untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Pilkada harus menjadi sarana membangun kebersamaan, bukan menciptakan permusuhan,” lanjutnya.
Ketua DPRD juga mengimbau kepada tim sukses dan pendukung calon agar mengedepankan kampanye yang positif dan damai. “Hindari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, atau provokasi. Mari ciptakan suasana pemilu yang sehat dan penuh kegembiraan,” tegasnya.
Mulyadin menekankan bahwa keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat adalah fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan. “Ketika daerah kita aman dan harmonis, maka pembangunan di segala sektor akan lebih mudah diwujudkan. Ini tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah atau pemimpin terpilih,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak pada hari pemungutan suara. “Suara Anda menentukan masa depan daerah. Pilihlah pemimpin yang benar-benar memiliki visi besar untuk membangun Kobar, tetapi jangan lupa untuk tetap menjaga harmoni pasca pemilu,” tutup Mulyadin.
Pilkada serentak 2024 diharapkan menjadi ajang demokrasi yang damai dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan pesta demokrasi yang aman dan kondusif.
