INFOPBUN, PANGKALAN BUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang akan segera dilaksanakan di daerah tersebut.
Program ini merupakan salah satu upaya, untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan bagi masyarakat miskin, khususnya yang masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Menurut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, Sekolah Rakyat merupakan gagasan dari Presiden Prabowo Subianto yang dinaungi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Tujuannya adalah menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kepada pemerintah daerah Kobar yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Langkah cepat pemerintah daerah ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Mulyadin, Kamis (17/7/2025).
Mulyadin menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat ini tidak hanya sekadar memberi akses pendidikan, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni memutus mata rantai kemiskinan dan menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas tahun 2045.
“Sekolah Rakyat untuk tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas sangat tepat untuk mengatasi angka putus sekolah,” lanjutnya.
Ia juga menekankan bahwa peserta didik Sekolah Rakyat ini berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga kelak lulusannya diharapkan mampu menjadi generasi siap kerja dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Karena siswa Sekolah Rakyat ini berasal dari DTKS, maka kelak lulusannya pun harus mampu menjadi generasi yang siap kerja. Ini sejalan dengan misi Sekolah Rakyat, yakni memberikan pendidikan berkualitas agar siswa siap menempuh pendidikan lanjutan,” imbuh Mulyadin.
Selain itu, program ini juga menanamkan nilai-nilai penting dalam membentuk karakter peserta didik, seperti pantang menyerah, jiwa kepemimpinan, cinta tanah air, percaya diri, serta berbudi pekerti luhur.
“Untuk itu, kami harapkan kesempatan ini jangan disia-siakan. Kobar menjadi salah satu kabupaten yang diundang dalam pembahasan usulan Sekolah Rakyat. Lahan telah tersedia, tinggal menyampaikan lokasi tersebut ke Kementerian Sosial. Semoga pembangunannya cepat terealisasi,” pungkasnya.
