InfoPBUN, SUKAMARA – Rencana pembangunan jalan penghubung Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) mulai ditinjau langsung oleh pemerintah daerah. Bupati Sukamara H. Masduki, S.T., bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ketapang turun ke lapangan pada Kamis (24/9/2026) untuk melihat kondisi lokasi yang direncanakan menjadi akses penghubung kedua provinsi.
Peninjauan ini menjadi langkah awal untuk melihat kondisi dan kebutuhan pembangunan di lapangan. Akses jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini membutuhkan jalur penghubung antardaerah.
Masduki mengatakan, pembangunan akses tersebut berpotensi memperluas konektivitas sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Sukamara dan Ketapang.
“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya kami memastikan konektivitas antarwilayah dapat terus diperkuat. Saya berharap pembangunan akses ini nantinya mampu memperlancar mobilitas masyarakat, membuka konektivitas, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Masduki.
Ia menyebut, melihat langsung kondisi lokasi bersama dinas terkait diperlukan agar rencana pembangunan dapat dipersiapkan dengan baik. Kondisi lapangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam mendorong peningkatan infrastruktur tersebut.
“Kita turun langsung, kita lihat kondisinya, dan kita perjuangkan akses yang lebih baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan jalan penghubung ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah, mulai dari mempermudah perjalanan hingga mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi.
Meski masih dalam tahap peninjauan rencana, penguatan konektivitas Kalteng–Kalbar menjadi salah satu upaya yang diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan wilayah Sukamara dan Ketapang.

