InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (15/11). Rakor ini membahas berbagai prioritas yang disampaikan Wapres, termasuk penguatan pasar tradisional, pendidikan, kesehatan, dan penataan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai fondasi bagi tumbuh kembang generasi muda. “Lingkungan yang bersih sangat memengaruhi kesehatan fisik dan mental anak-anak. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dapat memicu berbagai masalah seperti penyakit, kekurangan gizi, hingga stunting,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Gubernur menyatakan akan memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Palangka Raya. Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari tingkat RT, RW, hingga pemerintah provinsi, untuk bekerja bersama-sama mewujudkan kota yang bersih dan indah. “Palangka Raya adalah wajah Kalteng. Penataan dan kebersihan kota ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sugianto juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Ia menegaskan, edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan harus terus digalakkan. Selain itu, kerja bakti rutin perlu dihidupkan kembali untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kunjungannya ke Kampung Ponton baru-baru ini, Gubernur menemukan bahwa pola perilaku masyarakat yang tidak sehat menjadi penyebab utama permasalahan sampah. Ia menekankan bahwa sanitasi buruk tak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi akar masalah stunting dan gizi buruk.
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan pengelolaan sampah, memfasilitasi kerja sama antardaerah, serta mengawasi dan membina kabupaten/kota dalam upaya tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan Kota Cantik Palangka Raya sebagai model pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat, yang kemudian akan diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah,” tegas Gubernur.
Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan Kalimantan Tengah mampu menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. “Mari kita jadikan lingkungan sebagai warisan terbaik untuk generasi mendatang,” pungkasnya.
