InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menangani dua kejadian kebakaran di lokasi berbeda dalam kurun waktu sekitar 10 jam, yakni di Jalan Lubut, Kelurahan Baru, dan kawasan Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan dua kejadian tersebut diduga sama-sama dipicu oleh korsleting listrik.
“Kami dalam sembilan sampai sepuluh jam terakhir menangani dua kejadian kebakaran di dua tempat yang berbeda. Yang pertama di Jalan Lubut RT 21, Kelurahan Baru, dan yang kedua di Perumahan Pasir Panjang Permai, samping Desa Pasir Panjang,” ujar Dwi Agus Suhartono.
Kebakaran pertama terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Lubut RT 21, Kelurahan Baru. Api menghanguskan satu unit rumah milik Siti Nurohmah hingga mengalami kerusakan parah.
Damkar Kobar mengerahkan sejumlah unit pemadam dan satu unit pendukung dari PMI. Regu 2 tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar lima menit. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran kedua terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 04.50 WIB di Jalan Utama Pasir Panjang. Api membakar satu unit bangunan rumah milik Yusransah, Ketua RT 09 Desa Pasir Panjang.
Menurut keterangan pemilik rumah, api diduga bermula dari korsleting listrik di area parkir atau teras rumah. Percikan api kemudian menyambar sepeda motor yang berada di lokasi sehingga api cepat membesar.
Regu 3 Damkar Kobar dikerahkan untuk melakukan penanganan dengan waktu respons sekitar lima menit. Kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dwi Agus mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Ia meminta warga memastikan kabel, stop kontak, sambungan listrik, dan perangkat kelistrikan dalam kondisi aman untuk mencegah potensi kebakaran.
“Marilah kita sama-sama memperhatikan instalasi kelistrikan di rumah masing-masing agar bisa menghindari potensi bahaya kebakaran,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di sekitar rumah atau permukiman. Api dari pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat dengan mudah menjalar dan memicu kebakaran.
“Jangan membakar sampah sembarangan, terutama yang dekat rumah atau kegiatan, agar tidak menimbulkan potensi kebakaran,” pungkasnya.

