InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Fraksi Demokrasi Bangsa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang, terutama menghadapi puncak musim hujan.
Permintaan ini disampaikan, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Anggota DPRD Kobar dari Fraksi Demokrasi Bangsa, Musawer, mengatakan bahwa banyak pohon di sepanjang jalan utama kota sudah tumbuh tinggi dan sebagian terlihat mulai rapuh.
Kondisi ini, kata dia, berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani, apalagi ketika angin kencang dan hujan deras melanda.
“Kami berharap DLH dapat segera melakukan pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang. Ini bukan hanya soal estetika kota, tetapi menyangkut keselamatan pengguna jalan,” ujar Musawer belum lama ini, usai menyampaikan pandangan umum fraksi – frkasi. Pada Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026.
Menurutnya, langkah pencegahan lebih baik dilakukan sejak dini sebelum terjadi insiden yang dapat menimbulkan kerugian. Beberapa titik yang perlu menjadi prioritas antara lain jalur padat kendaraan dan kawasan perumahan yang banyak ditumbuhi pohon besar.
Pemangkasan pohon juga diharapkan dilakukan secara terencana dengan memperhatikan aspek lingkungan. Artinya, tidak sekadar menebang, tetapi memastikan bahwa pohon yang sehat tetap dipertahankan dan dilakukan penanaman ulang jika diperlukan.
“DLH bisa berkoordinasi dengan pihak kecamatan atau kelurahan untuk memetakan lokasi-lokasi rawan. Dengan demikian, penanganannya bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tambah Musawer.
Dengan permintaan tersebut, DPRD Kobar menegaskan pentingnya langkah antisipatif jelang musim hujan.
Jika dijalankan secara efektif, upaya pemangkasan pohon rawan tumbang dapat meminimalkan risiko kecelakaan, sekaligus menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
