INFOPBUN, Pangkalan Bun – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Festival Lomba Burung Berkicau DPRD Cup V pada Minggu (7/9/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) bagi pecinta burung berkicau di Kobar.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah didampingi suaminya serta dihadiri unsur Forkopimda Kobar. Antusiasme masyarakat terlihat dari besarnya jumlah peserta yang mengikuti lomba pada tahun ini.
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar perlombaan, namun juga wadah edukasi tentang pemeliharaan burung berkicau yang baik dan benar.
“Festival ini menjadi wahana silaturahmi para pecinta burung berkicau sekaligus memberikan informasi mengenai cara memelihara burung yang tepat. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat dan mendorong tumbuhnya komunitas hobi yang positif di masyarakat,” ujar Mulyadin.
Lebih lanjut, Mulyadin menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi-misi pembangunan daerah.
Menurutnya, pengembangan hobi masyarakat dapat berkontribusi pada sektor pariwisata dan membuka peluang ekonomi baru.
“Lomba ini relevan untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi berbasis pertanian dalam arti luas, sekaligus mendukung pariwisata daerah melalui komunitas pecinta burung berkicau,” imbuhnya.
Ia juga menyinggung peran DPRD Kobar dalam mendukung upaya Pemerintah Daerah, khususnya di sektor peternakan. Menurutnya, meski pembangunan peternakan masih menghadapi banyak kendala, DPRD bersama Pemkab tetap berkomitmen memacu program tersebut melalui dukungan APBD.
“Kita bersyukur lomba ini mendapat minat besar dari masyarakat. Namun di balik itu, kita juga harus bertekad membangun sektor peternakan lebih baik lagi, mengingat potensi pengembangannya masih terbuka luas dan membutuhkan perhatian serius,” kata Mulyadin.
Dengan terselenggaranya DPRD Cup V, diharapkan ke depan kegiatan serupa terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, edukasi, maupun penguatan komunitas.

