InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyatakan dukungan penuh terhadap program Bhatani atau Bhayangkara Teman Petani yang diinisiasi oleh Polres Kobar. Program ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kobar.
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, menyampaikan apresiasinya atas langkah proaktif Polres Kobar dalam mendukung sektor pertanian melalui program pendampingan kepada petani. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjawab tantangan ketahanan pangan.
“Kami berterima kasih kepada Polres Kobar atas program inovatif ini. Bhayangkara Teman Petani adalah langkah nyata dalam mendampingi petani kita agar lebih produktif, baik melalui edukasi, teknologi, maupun pengawasan distribusi bantuan seperti pupuk subsidi,” kata Mulyadin.
Politisi Fraksi PDIP ini menilai program tersebut tak hanya relevan, tetapi juga strategis dalam mendorong kemandirian petani dan mendukung perekonomian daerah. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga terkait.
Fokus pada Pendampingan dan Pengawasan
Dalam implementasinya, program Bhatani akan fokus pada pengawasan distribusi pupuk subsidi untuk mencegah penyelewengan, pendampingan kelompok tani, serta pemberian perlindungan hukum kepada petani. Selain itu, personel kepolisian juga akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada petani.
“Pengawasan distribusi pupuk sangat penting untuk memastikan bantuan sampai kepada petani yang benar-benar membutuhkan. Dengan pendampingan langsung dari kepolisian, kita bisa membantu petani berproduksi lebih maksimal,” tambah Mulyadin.
Dampak Positif bagi Perekonomian Lokal
Mulyadin juga menekankan bahwa keberhasilan program ini akan membawa dampak positif tidak hanya pada sektor pertanian, tetapi juga pada perekonomian lokal secara keseluruhan. Dengan meningkatkan hasil pertanian, program ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Kobar terhadap ketahanan pangan nasional.
“Petani adalah tulang punggung perekonomian daerah. Dengan program seperti ini, kita dapat memastikan mereka memiliki akses terhadap sarana produksi yang memadai serta mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Komitmen Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan
Program Bhatani menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan solusi inovatif dalam mendukung kemajuan pertanian. Mulyadin berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa.
“Dengan adanya program ini, kita optimis sektor pertanian di Kobar akan semakin tangguh dan berdaya saing, sekaligus mendukung kebutuhan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Program Bhatani dipandang sebagai langkah konkret dalam mengatasi berbagai tantangan di sektor pertanian, sekaligus memperkuat posisi Kobar sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional.

