InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah turut ambil bagian dalam Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dengan mengangkat tema Perkebunan Berkelanjutan dengan Kearifan Dayak dan Semangat Isen Mulang.
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tersebut berlangsung meriah di Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026), dan diikuti peserta dari kabupaten/kota, perangkat daerah, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.
Rombongan Disbun Kalteng yang terdiri dari 30 peserta tampil dengan kostum dan aksesoris khas Dayak yang dipadukan dengan simbol-simbol perkebunan sebagai gambaran sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan sektor ekonomi daerah.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Rizky Ramadhana Badjuri, mengatakan tema yang diusung mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor perkebunan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.
“Perkebunan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun pengembangannya harus tetap memperhatikan kearifan lokal serta keberlanjutan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan, selain mempertahankan komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan karet, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus mendorong pengembangan komoditas perkebunan lainnya seperti kelapa, kopi, dan kakao sebagai upaya diversifikasi ekonomi daerah.
Menurutnya, berbagai program pembangunan subsektor perkebunan saat ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun sekaligus memperkuat potensi daerah berbasis sumber daya lokal.
“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pekebun serta mengembangkan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan,” katanya.
Rizky menambahkan, pengembangan sektor perkebunan juga sejalan dengan visi pembangunan Kalimantan Tengah yang menempatkan kearifan lokal sebagai bagian penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Melalui berbagai terobosan dan inovasi, kami berharap sektor perkebunan di Kalimantan Tengah semakin maju dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Karnaval Budaya FBIM 2026 menjadi salah satu agenda utama yang menampilkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah sekaligus menjadi sarana promosi potensi daerah kepada masyarakat luas.

