InfoPBUN, PANGKALAN BUN — Kota Pangkalan Bun akan menjadi saksi sejarah baru dalam industri hiburan nasional. Grup musik legendaris Dewa 19 dan T.R.I.A.D dipastikan akan tampil dalam gelaran musik bertajuk Dfreshtival Vol.2 pada 20 September 2025 di Lapangan Sepak Bola Lanud Iskandar.
Promotor acara, Roy Krisna dari Elka Masih Creative, menyampaikan bahwa kehadiran dua band papan atas tersebut adalah hasil dari proses negosiasi panjang sejak Juli 2024. “Kami butuh waktu hampir satu tahun untuk meyakinkan pihak Republik Cinta Management agar Dewa 19 dan TRIAD bersedia tampil di Pangkalan Bun. Ini bukan sekadar konser, ini sejarah,” ujarnya dalam konferensi pers di Café Delima, Pangkalan Bun.
Roy menjelaskan bahwa Dfreshtival Vol.2 merupakan bentuk upaya membawa Pangkalan Bun ke pentas musik nasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa Pangkalan Bun bukan sekadar kota regional. Dengan menghadirkan band legendaris seperti Dewa 19 dan TRIAD, kami mengajak masyarakat membuktikan bahwa kota ini layak menggelar event nasional,” ujarnya.
Penjualan tiket akan dibuka mulai 5 Juli 2025 pukul 20.00 WIB melalui dewatiket.id, dengan harga mulai dari Rp150.000 hingga Rp1.200.000. Tiket fisik juga akan tersedia mulai 12 Juli di gerai Telkomsel serta titik distribusi di Lamandau, Sukamara, Sampit, Seruyan, dan Ketapang. Roy menekankan pentingnya membeli tiket dari sumber resmi untuk menghindari peredaran tiket palsu seperti yang sempat terjadi pada event sebelumnya.
Menurutnya, konser ini tidak hanya akan menggerakkan sektor hiburan, tetapi juga ekonomi lokal. UMKM, kuliner, transportasi, dan penginapan akan terlibat langsung dalam perputaran dampak ekonomi selama event berlangsung. Beberapa band lokal juga akan ikut tampil sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap pengembangan musisi daerah.
Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi tuan rumah untuk Dfreshtival Vol.2 yang juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI. “Kami mendukung penuh acara ini, karena memberi dampak positif yang besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi ajang perkenalan Lanud sebagai ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan publik skala besar,” katanya.
Letkol Nugroho menjelaskan bahwa area Lanud dipilih karena memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung hingga 20.000 penonton. Ia menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung. “Kami ingin suasana tetap tertib dan aman. Karenanya, kami akan menyediakan kantong parkir yang lebih luas serta transportasi lokal berupa odong-odong untuk penonton yang parkir jauh dari venue,” ujar Danlanud.
Ia juga menyampaikan harapan besar dari pihak TNI agar konser ini berjalan lancar dan sukses secara teknis maupun sosial. “Kami ingin masyarakat merasa memiliki acara ini. Ini bukan hanya soal musik, tapi momentum bersama mengangkat nama Pangkalan Bun. Kalau Dfreshtival Vol.2 berjalan sukses, kami dan Elka Masih Creative siap lanjutkan dengan Dfreshtival Vol.3 yang insyaallah akan menghadirkan band legendaris Sheila On 7,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara promotor, TNI, pelaku usaha lokal, dan seluruh elemen masyarakat, konser ini diharapkan tak hanya menjadi perayaan musik semata, tetapi juga titik balik bangkitnya Pangkalan Bun sebagai pusat event kreatif berskala nasional.

