InfoPBUN, BANGKOK – Prestasi membanggakan datang dari Deandra Fransiska Andreyani Djangoek, siswi kelas XII SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. Deandra terpilih sebagai satu-satunya delegasi dari Kalimantan Tengah dalam ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-15 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 1–4 November 2024.
Konferensi internasional ini mengusung tema “Empowering Youth Diplomacy for Global Harmony” dan diikuti oleh lebih dari 700 delegasi dari 28 negara. Sebagai forum simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), AYIMUN bertujuan menginspirasi generasi muda Asia untuk mengembangkan keterampilan diplomasi internasional, negosiasi, serta kepemimpinan global.
Dalam forum tersebut, Deandra ditempatkan di UNICEF Council sebagai delegasi yang mewakili Afganistan. Ia membahas topik krusial, “Tackling Child Food Poverty” atau menanggulangi kemiskinan pangan anak.
Deandra mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya dapat berpartisipasi dalam forum internasional ini. “Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini karena memberikan pengalaman berharga, memperluas wawasan, menambah jejaring, serta menantang diri sendiri untuk tampil di forum internasional dengan kemampuan public speaking,” tuturnya.
Persiapan panjang telah dilakukan Deandra sebelum keberangkatannya ke Bangkok. Ia belajar intensif mengenai mekanisme AYIMUN, mengasah kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris, menulis makalah, serta melakukan riset mendalam tentang topik pembahasan dan negara Afganistan.
Kepala SMA Negeri 3 Pangkalan Bun, beserta pihak sekolah, mengapresiasi pencapaian Deandra sebagai inspirasi bagi siswa lainnya. “Prestasi Deandra membuktikan bahwa siswa kita mampu bersaing di level internasional. Kami berharap ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi,” ujar Kepala Sekolah.
Melalui partisipasinya di AYIMUN, Deandra tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan Kalimantan Tengah, tetapi juga memberikan kontribusi dalam mengangkat isu global yang relevan bagi generasi muda.
