InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengintensifkan sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui kolaborasi bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng dalam kegiatan Podcast di ajang Kalteng Expo 2026, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Pelaksana SE 2026 BPS Kalteng, Silvia Sari, sebagai narasumber yang menjelaskan pentingnya pelaksanaan sensus untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh.
“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk melihat sejauh mana perkembangan dan dinamika ekonomi kita selama sepuluh tahun terakhir setelah pelaksanaan sensus pada tahun 2016 lalu,” ujar Silvia.
Ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016, tercatat lebih dari 237 ribu usaha di Kalimantan Tengah dengan dominasi usaha mikro kecil yang mencapai lebih dari 98 persen, terutama di sektor perdagangan.
Silvia juga menegaskan bahwa pendataan dilakukan secara menyeluruh, termasuk sektor ekonomi digital seperti pelaku usaha online dan content creator yang kini berkembang pesat.
Menurutnya, metode sensus lapangan tetap diperlukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha terdata secara akurat.
Saat ini, SE 2026 telah memasuki tahap awal melalui pengisian mandiri secara daring dan pendampingan untuk usaha besar dan menengah. Sementara pendataan lapangan akan dilakukan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 2.487 petugas di seluruh Kalteng.
Silvia mengimbau masyarakat agar memberikan data yang benar serta menerima petugas resmi di lapangan.
“Data yang akurat akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran,” jelasnya.
BPS Kalteng juga memastikan kerahasiaan data masyarakat terlindungi penuh sesuai ketentuan undang-undang, dengan hasil yang dipublikasikan hanya dalam bentuk data agregat.
Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui situs sensus.bps.go.id/SE2026 atau layanan WhatsApp “Huma Data” BPS Kalteng di 0811-5216-200.

