InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Pelatihan Drone dan Pemetaan Tingkat Dasar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta dari BPBPK Provinsi serta BPBD Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah, Senin (28/10).
Sekretaris BPBPK Kalteng, Agus Suyanto, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng menekankan pentingnya kegiatan ini, mengingat Provinsi Kalimantan Tengah memiliki tingkat risiko bencana yang unik, khususnya terkait banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Bencana lain yang juga menjadi perhatian adalah bencana kekeringan dan bencana banjir. Bencana kebakaran hutan dan lahan yang sering mengakibatkan masalah asap merupakan isu serius yang harus ditangani,” ujarnya.
Agus juga menjelaskan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, penggunaan drone telah memberikan dampak yang signifikan di berbagai sektor, termasuk dalam penanganan bencana. “Drone yang dilengkapi dengan sensor dan kamera canggih, sangat berguna dalam memahami, mengantisipasi, dan merespons bencana alam secara lebih efektif,” tambahnya.
Dia menambahkan bahwa salah satu fungsi penting drone dalam penanggulangan bencana adalah pengintaian dan pemetaan, yang dapat menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses oleh manusia.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas aparat BPBD dalam pengelolaan data dan sistem informasi, serta pemanfaatan drone dalam upaya penanggulangan bencana,” imbuhnya.
Agus menutup dengan harapan bahwa pelatihan ini akan memperkaya wawasan dan pengetahuan peserta terkait penggunaan drone, termasuk pada aspek perizinan, pengolahan, dan penyajian data untuk penanggulangan bencana.

