
InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Sejumlah alumni Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 2 Pangkalan Bun angkat bicara perihal kondisi infrastruktur sekolah yang berada di Jalan Pasanah Kabupaten Kotawaringin Barat tersebut.
Pasalnya, berdasarkan pantauan InfoPBUN pada Rabu (8/2/2023) pagi, nampak beberapa titik plafon teras ruang kelas jebol. Selain itu, cat tembok ruang kelas juga kusam bak tak terurus.
Menyikapi hal ini, Alumni SMAN 2 tahun 2007, Janupy Eka Saputra mengatakan pemerintah maupun pihak sekolah harus melakukan evaluasi agar infrastruktur sekolah bisa dilakukan pembenahan.
“Ya harus evaluasi semuanya. Anggaran selama ini untuk sekolah ke mana aja lari nya, karena setiap pendaftaran pasti ada yang pembangunan. Bagus tidaknya suatu sekolah atau tempat tergantung pemimpin nya,” kata Upi.
Hal senada diutarakan Alumnus SMAN 2 tahun 2007, Rizky Aditya Putra yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kobar, Kamis (9/2/2023).
Dia berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah lebih sering turun ke bawah melihat kondisi riil di lapangan, mengingat pengelolaan SMA sederajat berada di bawah naungan Pemprov.
“Dinas provinsi lebih banyak lagi turun ke bawah masalah sarpras. Ini harus segera diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” tegas dia.
Sebab menurutnya, pada pertengahan tahun 2000-an, SMAN 2 Pangkalan Bun pernah menjadi salah satu sekolah yang diunggulkan, baik dari segi prestasi akademis maupun olahraga.
“Jaman pak Yudi sewaktu menjabat kepala sekolah, SMAN 2 betul-betul menjadi sekolah terbaik,” imbuh pria yang kerap disapa Rizky Mahodenk.