InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke 56 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tetap terlaksana dengan baik meski di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.
Pelaksanaan MTQH tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kobar, Mulyadin. Ia menilai panitia mampu menjalankan kegiatan dengan baik meski menghadapi keterbatasan anggaran.
Menurut Mulyadin, MTQH bukan hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dan hadis.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses seleksi untuk memilih peserta terbaik yang akan mewakili Kobar pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kasongan.
Ia berharap para peserta yang meraih juara merupakan peserta terbaik dan mampu bersaing pada tingkat provinsi.
Dengan kemampuan tersebut, Mulyadin berharap kontingen Kobar dapat meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.
Ia menilai MTQH juga menjadi momentum untuk terus menggemakan syiar Islam di Bumi Marunting Batu Aji.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hadis tidak hanya sebatas dilantunkan dalam perlombaan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mulyadin juga berharap pelaksanaan MTQH membawa keberkahan bagi Kabupaten Kobar.
Harapan tersebut disampaikan di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Kobar.
“Melalui berkah MTQH yang di dalamnya banyak melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an bisa membawa keberkahan bagi Kotawaringin Barat,” harapnya.
Mulyadin kembali mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQH.
Ia menilai keberhasilan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk tetap melaksanakan kegiatan keagamaan dengan baik.
Ia berharap pelaksanaan MTQH tingkat kabupaten menjadi modal bagi Kobar untuk mempersiapkan kontingen terbaik.
Dengan persiapan yang matang, Mulyadin optimistis Kobar dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah mendatang.

