InfoPBUN, PALANGKA RAYA– Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya mengubah pola pikir dari sekadar “menuntut ilmu” menjadi “menjemput peradaban”.
Pesan tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Sunarti, saat mewakili Gubernur membuka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Palangka Raya di Aula Utama UIN Palangka Raya, Rabu (12/8/2026).
Gubernur menilai mahasiswa UIN memiliki tanggung jawab moral dan spiritual yang besar karena menempuh pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Sebagai mahasiswa UIN, kalian membawa beban moral dan spiritual yang istimewa. Kalian menuntut ilmu di lembaga yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan sains dan keilmuan modern,” ujar Sunarti saat membacakan pesan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari tingginya IPK, tetapi juga dari kedalaman pemahaman, kemampuan berpikir kritis dan manfaat ilmu bagi masyarakat.
“Jangan pernah merasa cukup hanya dengan mengejar IPK tinggi. Kejarlah pemahaman yang mendalam, kembangkan pola pikir kritis, dan jadikan ilmu pengetahuan sebagai alat untuk menebar kebaikan atau rahmatan lil alamin,” katanya.
Mahasiswa juga didorong memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kapasitas melalui organisasi, keterampilan baru serta soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi dan teknologi.
“Jangan biarkan waktu kalian habis hanya untuk hal-hal yang tidak produktif. Aktiflah di organisasi kampus, pelajari keterampilan baru, dan bangun jejaring seluas-luasnya,” pesan Gubernur.
Ia menegaskan, pembangunan Kalimantan Tengah membutuhkan SDM yang kompeten, berintegritas dan memahami kearifan lokal Falsafah Huma Betang.
Di sisi lain, mahasiswa diingatkan menjauhi pergaulan bebas, tindakan asusila, perjudian online, penyalahgunaan narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Gubernur juga meminta mahasiswa mengingat perjuangan orang tua yang telah mendukung dan membiayai pendidikan mereka.
“Ingatlah pengorbanan orang tua yang mendoakan dan membiayai kuliah kalian. Tunjukkan bahwa kepercayaan mereka tidak sia-sia,” tegasnya.
Ia turut memotivasi mahasiswa agar memiliki cita-cita tinggi dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan kemauan, usaha, doa, kerja keras, kesabaran dan pengorbanan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai program strategis, termasuk beasiswa serta dukungan sarana dan prasarana pendidikan.
Kepada pimpinan dan dosen UIN Palangka Raya, Gubernur meminta mahasiswa baru dibimbing menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, karakter dan kepedulian sosial.
“Bimbinglah mereka menjadi sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir beserta jajaran akademisi.

