InfoPBUN
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
InfoPBUN
No Result
View All Result

645 Hotspot Terdeteksi di Kalteng, Penanganan Karhutla Terus Diperkuat

Syamilby Syamil
August 11, 2026
in BERITA, Pemprov Kalimantan Tengah
645 Hotspot Terdeteksi di Kalteng, Penanganan Karhutla Terus Diperkuat
Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok

InfoPBUN, PALANGKA RAYA– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim gabungan terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, Selasa (11/8/2026).

Penanganan dilakukan melalui pemadaman, penyekatan, pembasahan, pendinginan, patroli serta pemantauan dari darat dan udara. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala berupa kondisi lahan gambut, medan sulit, keterbatasan akses dan sumber air.

Di Kota Palangka Raya, penanganan dilakukan di wilayah Jekan Raya dan Bukit Tunggal. Di Jalan Tegal Sari, area terbakar mencapai sekitar 4,29 hektare dengan 0,92 hektare telah berhasil dipadamkan. Sementara kebakaran di Jalan Gurame dan Jalan Rungan dengan luas sekitar 0,58 hektare telah berhasil dipadamkan.

Di Kotawaringin Timur, kebakaran di Baamang Hulu seluas sekitar 28 hektare dan Jalan Tjilik Riwut Km 7 sekitar 15 hektare masih ditangani. Petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air.

Sementara itu, di Barito Utara dua titik di Desa Trahean telah padam, sedangkan kebakaran sekitar 4 hektare di Desa Trinsing masih dalam penanganan. Penanganan juga berlangsung di Barito Selatan, Kapuas, Katingan dan Pulang Pisau. Kebakaran sekitar 10 hektare di Desa Kalahien, Barito Selatan, masih ditangani, sementara karhutla di kawasan gambut Tumbang Nusa, Pulang Pisau, belum sepenuhnya padam.

Berdasarkan data BMKG, hingga 11 Agustus 2026 tercatat 645 hotspot di Kalimantan Tengah. Jumlah tertinggi berada di Kotawaringin Timur sebanyak 189 titik dan Kapuas 114 titik.

Pergerakan asap terpantau ke arah barat laut. Kondisi berkabut asap mulai terjadi di Buntok dan Muara Teweh dengan jarak pandang sekitar 5–7 kilometer. Sementara Palangka Raya, Pangkalan Bun dan Sampit relatif cerah dengan jarak pandang 9–10 kilometer.

Kualitas udara di sejumlah wilayah juga perlu mendapat perhatian. Katingan dan Barito Selatan berada pada kategori Tidak Sehat, sedangkan enam wilayah lainnya masuk kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif. Kotawaringin Barat berada pada kategori Baik dengan ISPU 21.

Penanganan diperkuat melalui operasi udara dengan pemantauan 514 hotspot dan patroli terhadap 125 titik. Tim juga melakukan waterbombing di Sebangau Kuala dan Petuk Katimpun serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kotawaringin Timur dengan penyemaian 1.000 kilogram garam.

Dari sisi kesehatan, tercatat 2.052 kasus ISPA selama 7–11 Agustus 2026 di 14 kabupaten/kota se-Kalteng. Pada 11 Agustus terdapat 600 kasus baru, dengan sembilan pasien menjalani rawat inap. Kasus tertinggi tercatat di Palangka Raya sebanyak 115 kasus dan Kotawaringin Barat 111 kasus, meningkat 39,2 persen dibandingkan 7 Agustus.

Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan kasus, pelayanan kesehatan, edukasi, pembagian masker, pemantauan kesehatan petugas serta penyaluran masker dan oxygen portable. Penanganan masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan masker dan obat-obatan serta gangguan sinyal dan listrik yang memengaruhi pelaporan.

Pemerintah mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.

Tim gabungan akan terus memperkuat patroli, pemadaman, penyekatan, pembasahan dan pendinginan sesuai kondisi lapangan dan perkembangan cuaca guna mengendalikan karhutla serta melindungi masyarakat dan lingkungan di Kalimantan Tengah.

Tags: kalimantan tengahPemprov Kalimantan Tengah
Previous Post

Bupati Masduki Cek Stok dan Pelayanan BBM, Antisipasi Gangguan Distribusi

Next Post

Gubernur Kalteng Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Pembawa Perubahan

Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok
Next Post
Gubernur Kalteng Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Pembawa Perubahan

Gubernur Kalteng Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Pembawa Perubahan

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara

Copyright © 2026 InfoPBUN