InfoPBUN, PALANGKA RAYA– Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke SPPG Polda Kalteng pada Senin (25/5/2026). Kunjungan tersebut sekaligus meninjau langsung inovasi green house yang memanfaatkan teknologi smart system, eco enzyme, serta metode hidroponik untuk komoditas sayuran seperti selada dan pokcoy.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di daerah.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur melihat langsung sistem pengelolaan green house yang mampu mengatur sirkulasi air dan nutrisi tanaman secara otomatis dan presisi, sehingga menghasilkan produk hortikultura yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi inovasi yang dikembangkan oleh jajaran Polda Kalteng tersebut dan menilai bahwa fasilitas ini dapat menjadi contoh pengembangan pertanian modern di Kalimantan Tengah.
“Inovasi green house berbasis smart system di lingkungan SPPG Polda Kalteng ini adalah langkah nyata dan kolaborasi yang sangat luar biasa. Pemerintah Provinsi tentu sangat mendukung penuh inisiatif ini. Tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan pangan yang sehat dan ramah lingkungan melalui sistem eco enzyme, tetapi fasilitas ini juga mengedukasi kita semua bahwa pemanfaatan teknologi pertanian modern adalah kunci keberhasilan ketahanan pangan masa depan kita,” ujar Gubernur.
Ia juga berharap inovasi tersebut tidak hanya berhenti sebagai proyek percontohan, tetapi dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Kalimantan Tengah agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.
Sementara itu, keberadaan green house di lingkungan SPPG Polda Kalteng juga memiliki fungsi strategis sebagai sarana edukasi sekaligus pendukung pemenuhan kebutuhan pangan internal secara mandiri. Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman personel kepolisian dan masyarakat tentang pentingnya teknologi pertanian modern.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di berbagai sektor, termasuk pertanian, melalui kolaborasi lintas instansi guna memperkuat kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

