InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menggelar Wisuda Gelombang I Tahun 2026 yang dirangkai dengan launching Program D-1 Pertanian serta groundbreaking pembangunan UMPR Hall, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus-2 UMPR ini dihadiri Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo yang memberikan motivasi kepada para lulusan agar siap menghadapi persaingan global.
Dalam sambutannya, Wagub menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Persaingan semakin keras, tapi jangan takut. Selama mau berusaha dan berdoa, tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi global yang berdampak pada ekonomi daerah, termasuk kenaikan harga energi dan distribusi BBM. Pemprov Kalteng bersama aparat terkait telah membentuk tim pengawasan distribusi BBM, serta melakukan berbagai langkah stabilisasi harga pangan seperti sidak dan pasar murah.
Terkait sektor pertanian, Pemprov Kalteng bersama UMPR meluncurkan Program D-1 Pertanian yang berfokus pada agroforestri, alsintan, hingga pascapanen. Program ini dirancang dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori guna mencetak lulusan siap kerja.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus mahasiswa bekerja sama dengan Bank Kalteng untuk mendorong lahirnya wirausaha muda.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall berkapasitas sekitar 7.000 orang tanpa tiang tengah, dengan nilai investasi mencapai Rp51,4 miliar dari dana internal kampus. Gedung ini diharapkan menjadi fasilitas strategis penunjang kegiatan akademik dan publik.
Sementara itu, Rektor UMPR Muhammad Yusuf melaporkan bahwa saat ini UMPR memiliki sekitar 11.600 mahasiswa yang tersebar di 42 program studi dan 15 fakultas.
Ia menambahkan, UMPR terus memperkuat kualitas pendidikan, termasuk rencana membuka akademi komunitas pertanian yang menargetkan 2.000 lulusan SMA/SMK setiap tahun dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik.
Selain itu, pengembangan program studi baru seperti pertambangan dan perkebunan juga tengah disiapkan guna mendukung kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, UMPR diharapkan semakin berperan dalam mencetak SDM unggul, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kemajuan pembangunan Kalimantan Tengah.

