INFOPBUN – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya tersebut diwujudkan melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (14/4/2026).
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa forum ini harus menghasilkan langkah nyata, bukan sekadar agenda rutin.
Ia berharap pertemuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk membahas isu strategis terkait pelayanan peserta JKN di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, forum kemitraan ini memiliki sejumlah tujuan penting, seperti menyamakan persepsi terkait program JKN, memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menyelesaikan kendala di lapangan, serta mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan, termasuk monitoring dan evaluasi sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia. Tak kalah penting, forum ini diharapkan mampu memperkuat kemitraan lintas sektor dengan tata kelola yang sesuai regulasi.
Yuas Elko menekankan bahwa keberhasilan program JKN tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi. Gotong royong menjadi kunci untuk mengoptimalkan pelaksanaan JKN,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang bagi berbagai masukan, kritik, dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan demi perbaikan layanan ke depan.
Melalui forum ini, Pemprov Kalteng berharap dapat menghasilkan kesepakatan bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan JKN bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII Herman Dinata Mihardja serta Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Akhmad Husain.

