InfoPBUN, LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau kembali menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, hal ini ditandai dengan pelepasan kafilah Lamandau menuju MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, di Gedung LPTQ Lamandau, Rabu (12/11).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa MTQH tidak hanya diartikan sebagai ajang lomba membaca Al-Qur’an dan Hadits, tetapi juga sarana memperdalam nilai-nilai moral dan spiritual yang terkandung di dalamnya, ia menyebut MTQH sebagai ruang pembentukan karakter bagi para peserta, terutama generasi muda yang menjadi tumpuan masa depan daerah.
“Kita ingin melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, cerdas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutur Bupati Rizky dalam sambutannya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga ketulusan niat dan menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi, menurutnya, keberhasilan yang paling utama bukan sekadar kemenangan di arena, melainkan bagaimana peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Yang penting bukan hanya meraih prestasi, tetapi berkompetisi dengan sebaik mungkin dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dalam setiap langkah,” tambahnya.
Pada MTQH tahun ini, Kabupaten Lamandau mengirim 81 anggota kafilah, terdiri dari peserta, pelatih, dan pendamping, yang akan bertanding di berbagai cabang, termasuk Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta Hafalan Hadits.
Pelepasan tersebut menjadi simbol harapan besar masyarakat Lamandau agar para kafilah dapat membawa nama baik daerah di tingkat provinsi, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

