InfoPBUN
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara
No Result
View All Result
InfoPBUN
No Result
View All Result

Penyewa Lapak Pbunfest Laporkan EO ke Polres Kotawaringin Barat

Joko Hardyonoby Joko Hardyono
April 24, 2024
in BERITA
Penyewa Lapak Pbunfest Laporkan EO ke Polres Kotawaringin Barat
Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok

InfoPBUN, PANGKALAN BUN–Sebanyak 13 penyewa lapak event Pbunfest yang gagal menghadirkan artis NDX pada tanggal 18 Mei 2024 mendatang telah melaporkan Event Organizer (EO) Pbunfest kepada Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (24/4) di SPKT Polres Kobar. 

Pihak NDX menyatakan telah membatalkan secara sepihak kegiatan Pbunfest di Pangkalan Bun dan 4 event di Kota lainnya seperti Lombok, Batam, Pontianak dan Palangka Raya dengan EO yang sama. 

Salah satu korban, Andre (18) warga Desa Sungai Kapitan Kumai menuturkan, awalnya ia mengetahui event tersebut poster postingan salah satu rekannya di status whatsapps. Kemudian pada ia menghubungi nomor tertera di poster untuk pemesanan lapak UMKM. 

“Saya mesan 3 lapak senilai Rp 3 juta, untuk satu lapaknya senilai Rp 1 juta,” ujar Andre. 

Andre meneruskan, selanjutnya ia dengan beberapa orang lainnya bertemu dengan pihak EO Pbunfest di salah satu Cafe Pangkalan Bun pada hari Jumat (16/2) sekitar pukul 16.00 WIB untuk membicarakan mengenai kelanjutan event dan prosedur mengenai lapak. 

“Ketemu dengan orangnya, saat itu masih enak dihubungi dan masih komunikasi dengan para penyewa lapak di dalam grup whatsapps, setelah 3 minggu kemudian tidak ada kabar,” tandasnya. 

Tidak hanya dirinya, lanjut Andre, ada 12 penyewa lapak lainnya juga mengalami kerugian yang sama, ada yang mulai Rp 2 juta dan rata-rata Rp 1 juta per penyewa lapak. Total kerugian jika ditotalkan 13 penyewa lapak ada sekitar Rp 17 juta. 

“Saat ini kita berusaha untuk melaporkan yang bersangkutan ke Polres Kobar, karena tidak adanya komunikasi pihak EO kepada kami untuk pengembalian uang sewa lapak,” pungkasnya.  

Tags: kalimantan tengahkotawaringin baratpangkalan bunPbunfest
Previous Post

Riska Agustin Resmi Menikah dengan M Hafiz Ansari

Next Post

Tilep HP iPhone Milik Penonton Bioskop, Wanita Ini Diciduk Polisi

Facebook
Facebook
fb-share-icon
Instagram
Tiktok
Next Post
Tilep HP iPhone Milik Penonton Bioskop, Wanita Ini Diciduk Polisi

Tilep HP iPhone Milik Penonton Bioskop, Wanita Ini Diciduk Polisi

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

  • Tentang InfoPBUN
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow :

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PAWISATA
  • NASIONAL
  • LEGISLATIF
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPR RI
    • DPD RI
  • EKSEKUTIF
    • Pemprov Kalimantan Tengah
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Sukamara
  • DAERAH
    • Lamandau
    • Palangka Raya
    • Sukamara

Copyright © 2026 InfoPBUN