InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Warga Perumahan Beringin Rindang, dibuat geger dengan penemuan mayat tergantung pada seutas tali di sebuah rumah di Jalan Kedondong, RT 08, BTN Beringin Rindang, Desa Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (22/11/2023) pukul 07.30 WIB.
Korban atas nama Nashruk Rif’an Yuniar tercatat sebagai Warga Desa Mlati Norowito RT 002 RW 005, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Pemuda berusia 25 tahun itu diketahui berprofesi sebagai admin perusahaan rokok Sukun di Pangkalan Bun.
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Arut Selatan AKP I Gede Suastika mengungkapkan kasus dugaan bunuh diri ini pertama kali diketahui oleh rekan korban. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit sultan Imanuddin (RSSI) untuk divisum guna mengungkap penyebab kematian.
“Pertama kali diketahui rekan kerja korban. Pagi itu, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dalam rumah. Untuk memastikan penyeban kematian, jenazah dibawa ke RSSI untuk divisum,” kata Kapolsek Arsel.
Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban. Kendati demikian, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum yang dilakukan tim dokter rampung. Pasalnya, sebelum insiden ini terjadi, saksi yang diminta keterangan tidak mengetahui masalah apa yang tengah dihadapi korban.
“Secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tapi nanti lebih jelasnya setelah hasil visum selesai. Rekan kerja korban yang tinggal satu rumah juga tidak mengetahui korban ada masalah apa. Kami terus melakukan penyelidikan,” tutur Gede saat dihubungi InfoPBUN melalui telepon.
Berdasarkan foto yang beredar, nampak korban sudah tewas gantung diri dengan posisi seutas tali berada di leher. Tubuh korban tergantung di pinggir tembok dekat jendela, dan bagian kedua kakinya menyentuh lantai.
Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.
Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.
