InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Perkelahian 2 remaja putri di depan gedung Antakusuma Kompleks Taman Kota Pangkalan Bun Park viral di media sosial dan Whatsapp grup. Diketahui remaja tersebut masih berstatus pelajar SMP.
Polisi lalu melakukan penyelidikan terhadap video yang sempat menggegerkan jagad dunia maya itu. Hasilnya, pertikaian tersebut terjadi pada Jumat (3/11/2023) dan viral sehari berselang.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicakson melalui Kapolsek Arsel Kompol I Gede Suastika menerangkan dari hasil penyelidikan, pelaku perkelahian yakni remaja asal Kecamatan Kumai dengan remaja Kecamatan Arsel.
“Sudah kami lakukan penjemputan dan pemanggilan baik yang terlibat perkelahian dalam video, maupun saksi yang merekam kejadian di lokasi, ujarnya, Sabtu (4/11).
Dan dari keterangan awal, lanjut Gede, kejadian tersebut bermula saat remaja Kumai mengunggah story via whatsapp yang memajang foto seorang remaja pria, kemudian dikomentari remaja Arsel dengan nada sinis.
Lalu terjadilah cekcok melalui chat whatsapp yang berujung saling menantang berkelahi di kompleks Taman Kota Pangkalanbun Park.
“Saat mereka bertemu dan terjadilah perkelahian, serta ada beberapa orang yang merekam kejadian melakukan siaran langsung (live) melalui akun instagram pribadinya pada saat terjadinya perkelahian”
“‘Saat ini sudah kami limpahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Kobar guna penanganan lebih lanjut, mengingat keseluruhan baik saksi maupun yang terlibat perkelahian adalah anak dibawah umur, tutupnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dikbud Kobar Jamri mengatakan pihaknya berencana memanggil para orang tua remaja yang terlibat perkelahian untuk mendapat masukan.
“Enggih (iya) nanti kami panggil orabg tuanya bang,” tukas dia.
