InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Seorang perempuan mengaku masih mengalami trauma dan takut beraktivitas di luar rumah setelah mengalami dugaan pelecehan seksual di Jalan Pramuka, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (9/10/2026).
Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, ketika korban dalam perjalanan pulang dari Kumai, bertepatan dengan waktu masyarakat bersiap menunaikan salat Jumat.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan kepada InfoPBUN, korban awalnya melihat seorang pengendara sepeda motor berhenti di pinggir jalan sambil memainkan ponsel. Setelah korban melintas, pengendara tersebut diduga mengikuti dari belakang.
Korban sempat mengira dirinya menjadi sasaran penjambretan. Ia kemudian menggeser tas yang dibawanya untuk mengantisipasi kemungkinan buruk.
Namun, menurut pengakuan korban, pengendara tersebut justru melakukan tindakan yang diduga sebagai pelecehan seksual dengan meremas payudaranya sebanyak dua kali.
“Saya awalnya mengira mau dibegal karena dia mengikuti dari belakang. Saya langsung menggeser tas untuk berjaga-jaga, tetapi ternyata malah mengalami kejadian seperti itu,” ujar korban yang ingin identitasnya di rahasiakan kepada InfoPBUN.
Terkejut dengan kejadian tersebut, korban mengaku berusaha mengejar pengendara itu sambil berteriak dan membunyikan klakson. Namun, kondisi jalan yang disebut relatif sepi membuatnya kesulitan mendapatkan bantuan.
Setelah kejadian, korban mengaku menangis dan gemetar. Ia kemudian mendatangi kantor polisi untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Korban menyebut sempat mendatangi Polsek sebelum akhirnya diantar petugas ke Polres Kotawaringin Barat.
Korban juga menyampaikan ciri-ciri pengendara yang diduga terlibat, yakni menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna merah, mengenakan helm putih, berkumis, bertubuh berisi, serta memakai kacamata fotokromik.
Dampak kejadian tersebut masih dirasakan korban. Ia mengaku cemas dan takut untuk kembali beraktivitas di luar rumah. Atas alasan keamanan dan privasi, identitas korban tidak dipublikasikan.
Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Joko Handono melalui Kasatreskrim Polres Kobar AKP Gusti Adabi menyampaikan perkembangan terbaru kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Jalan Pramuka, Pangkalan Bun.
“Untuk perkembangan kasus pelecehan seksual, untuk pelakunya sudah diamankan ya pak,” ungkap Gusti, Minggu (11/10/2026) kepada InfoPBUN melalui pesan Whatsapp.

